Adalah air mata, ketika laki-laki yang ringan tangannya
dipertemukan dengan wanita yang hanya pasrah menerima. Adalah tawa, ketika
laki-laki yang senang berkelakar dipertemukan dengan wanita yang suka
mendengar. Adalah ramai, ketika laki-laki yang suka bercerita dipertemukan
dengan wanita yang pandai membangun suasana. Adalah sunyi, ketika
laki-laki pendiam dipertemukan dengan wanita pendiam. Adalah bencana, ketika
laki-laki pemarah dipertemukan dengan wanita yang tak pandai menjaga tabah.Dan adalah petaka, ketika laki-laki yang tak punya hati
dipertemukan dengan wanita yang bersedia menjatuhkan hati. Dan adalah cinta,
ketika mereka dipertemukan tanpa tahu alasannya.
Sebab cinta adalah misteri. Ia tak pernah memilih hadir pada
siapa. Ia mampu mengubah seorang pemberani menjadi seorang pengecut dan ia juga
mampu mengubah seorang pemalu menjadi seorang yang tak tahu malu.
Namun, satu yang pasti, cinta tak bisa dipaksa. Sebab ia mudah sekali patah, mudah sekali melupa. Maka hanya orang yang mempunyai keluasan hati yang bersedia menerima kekuranganlah yang akan segera berjumpa. Sedang ia yang tidak, cukup baginya hidup dalam kesendirian bersama sunyinya doa-doa.
