Berkisah tentang seorang Guru, Bu Desi, yang bekerja keras
mengubah seorang murid yang selalu ketakutan menghadapi matematika, Aini,
menjadi seseorang yang begitu mencintai sekaligus jenius matematika. Ini adalah
kisah tentang bagaimana seharusnya seorang guru mengajar, dan bagaimana
seharusnya seorang murid terus belajar, tanpa sedikit pun menyerah, demi meraih
cita-citanya.
Berikut kutipan favorit saya dalam buku ini:
"Kau tahu, Aini, jarum dalam tumpukan jerami lebih
gampang ditemukan ketimbang cinta sejati."
Aini tersipu, sekaligus terpesona akan perumpamaan yang
ganjil itu.
"Karena jarum itu tak bergerak, namun perasaan manusia bergerak. Perasaan manusia bak air di daun keladi dan matematika bak jarum dalam tumpukan jerami. Sudah beratus tahun umurnya, matematika tetap sama, tak bergerak, tak berubah. Tetap indah memesona, dan tetap sulit, bagi para pemalas."
