“Sabar”, Kata Terindah yang Kamu Dengar Hari Ini

Mengupload: 164549 dari 164549 byte diupload.

Ingatlah, kamu bukan Ayyub yang mampu bersabar bertahun-tahun dari sakit kulit yang dideritanya. Kamu bukan Yusuf yang bersama ketampanannya, mampu menahan syahwatnya. Bukan pula Nuh yang dalam kurun 950 tahun tak henti berdakwah, meski anaknya tak kunjung beriman.

Belajarlah dari hari ini. Merasalah menjadi bodoh, ketika tak mampu menahan letupan amarah di hadapan manusia. Merasa salah menjadi tak berguna, ketika mengeraskan suara sambil melotot lebar-lebar. Menyesallah sebab tak mampu menata kata, menahan panas di dada.

Benarlah sabda Nabi, “Orang yang kuat bukanlah ia yang pandai bergulat, sungguh orang yang kuat adalah yang mampu menguasai dirinya ketika marah.” (HR. Bukhari dan Muslim)

Namun, jangan putus asa. Kuingatkan sekali lagi, jangan putus asa. Tak ada manusia yang sempurna. Musa pun tak mampu bersabar menghadapi tiga peristiwa yang diajarkan Khidir dalam perjalanannya. Apalagi kamu? Siapa kamu?

Berkecukupan, tak mau berbagi. Bersalah, enggan mengakui. Terus meminta, tak pernah memberi. Jangan sekali-kali menganggap diri suci.

Menyesallah, yang darinya kamu tak akan mengulangi kesalahan yang sama. Menangislah, yang dengannya akan meluruhkan egomu. Awalilah maaf, walau tak bersalah, apalagi yang memulai amarah.

Renungkanlah semua yang terjadi hari ini. Meski berat, meski terjal, meski sesak, tersenyumlah dalam diam, kemudian resapi. Hingga “sabar” menjadi kata terindah yang kamu dengar hari ini.

 

Lebih baru Lebih lama

Formulir Kontak